oleh

STMIK Indonesia, Padang Sosialisasikan Prodinya Dihadapan Kepsek SMK

-Daerah-152 Dilihat

Padang-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Indonesia, Padang mensosialisasikan Program studinya dihadapan Kepala Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) se-Kota Padang. Sosialiasisai dan diskusi itu dapat sambutan hangat peserta.

Ketua STMIK, Masyhuri Hamidi SE MSi PhD. CEF mengatakan, kegiatan diskusi ini dalam upaya silaturahmi. Di samping langkah STMIK melakukan sosialisasi terhadap kepala SMK se Kota Padang,  menyangkut program studi (Prodi) yang dimiliki STMIK Indonesia Padang.

“Seperti kita ketahui STMIK telah memiliki lima prodi. Bahkan, sekarang sedang berproses menjadi Universitas Meta Media,” ujarnya, pada pers usai diskusi, Kamis (4/8) di Kampus STIMIK Indonesia, Padang.

Bagi siswa SMK yang berminat melanjutkan kuliah di STMIK tentu difasilitasi. Sebab, di STMIK uang kuliah tidak mahal, hanya sekitar Rp 3 juta per semestar. Selain itu, banyak lagi bea siswa yang diberikan.  Sedangkan bagi mahasiswa yang berprestasi maka uang kuliah dikembalikan. Karena, tidak semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa menampung lulusan SMA dan SMK.

“Karena PTN hanya bisa menampung lulusan SMA dan SMK sekitar 40 persen. Sedangkan, sisanya 60 persen, bakal ditampung Perguruan Tinggi Swasta (PTS) termasuk di dalamnya STMIK Indonesia. Tentu semua harus sesuai dengan Prodi dan bakat siswa lulusan SMK,” katanya.

Untuk menarik minat siswa SMK menyambung kuliah di STMIK Indonesia, Padang tentu perlu turun ke sekolah. “Kepala SMK mengharapkan STMIK turun ke sekolah SMK. Selain itu membantu bagaimana menggunakan sistem aplikasi pendataan siswa maupun sistem pengelolaan keuangan. Sebab, sebagian besar pengelolaan sistem pendataan siswa maupun keuangan sekolah masih dikelola dengan manual,” jelas Masyhuri Hamidi.

Guna melancarkan program tersebut dibikinlah MoU agar kedua belah pihak bisa melakukan kerjasama.”Bagaimana kita datang ke sekolah tanpa kejelasan sama sekali. Jadi perlu kita lakukan Mou. Diharapkan MoU segera terlaksana. Maka diminta segera draf nota kesepakatan,” katanya.

Baca juga  PTSP Kirim Relawan TRC dan Sembako ke Lokasi Banjir Kota Solok

Setekah diskusi ini bakal dilanjutkan dengan nota kesepahaman (MoU) bersama SMK negeri dan swasta di Kota Padang. Diskusi melibatkan SMK Muhammadiyah 1 Padang, SMKN 3 Padang SMKN 8 Padang SMKN 4 Padang, SMKN 2 Padang, SMK Kartika Padang, SMK Nasional, dan SMK Taman Siswa Padang. SMK 6 Padang.

Menurut Kepala SMKN 3 Padang Risman Jondedwi, STMIK Indonesia, Padang tidak asing bagi siswa SMKN 3 Padang. “Bahkan, sekarang beberapa siswa SMKN 3 Padang tengah mengikuti magang (Praktek Kerja Lapangan – red) di STMIK Indonesia Padang,” ujarnya.

Risman mengharapkan, kepada dosen STMIK Indonesia untuk menjadi guru di SMK. Sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan, terutama teknologi digital.

Sedangkan, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang, Habibullah mengapresiasi, diskusi ini. Kapan perlu ditingkatkan dalam suatu bentuk kerjasama atau MoU. Kemudian, diharapkan kepada STMIK Indonesia membantu SMK di Kota Padang  pada sistem aplikasi dalam mengisi nilai rapor siswa.

“Sebab, hingga sekarang pengisian nilai anak- anak masih dilakukan dengan manual,” ujar Habibullah.

Ketua MKKS SMK Negeri dan Swasta  Kota Padang Deta Mahendra memuji STMIK Indonesia Padang, karena mengundang SMK Negeri dan Swasta se Kota Padang dalam berdiskusi  untuk melakukan kerjasama. “Target SMK adalah belajar, melanjutkan dan wirausah. Sementara, item melanjutkan terpenuhi di STMIK Indonesia Padang,” ujar Deta.

Diharapkan kepada STMIK, bukan sekedar melanjutkan anak kuliah, akan tetapi juga bantuan STMIK tehadap teknologi,” bantuan dosen sebagai guru tamu dan bantuan teknologi aplikasi inventaris siswa maupun soal keuangan. Karena sampai saat ini masih banyak SMK yang menerapkan sistem manual,” katanya. (almadi)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *