oleh

Pasaman Gelar Festival Equator

-Daerah-101 Dilihat

Lubuk Sikaping-Dalam rangka menuju Destinasi Wisata Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman canangkan Kecamatan Bonjol sebagai daerah tujuan wisata. Dipilihnya Bonjol sebagai salah satu tujuan wisata di Kabupaten Pasaman karena, Bonjol memiliki progres untuk wisata.       

Kepala Dinas Parawisata Budaya Pemuda dan Olah Raga Ade Harlen SSTP, M.Sc yang diwakili Kabid Pariwisata Ahdi Susanto M.Pd kepada Sumbar Post.Com mengatakan dicanangkannya Bonjol sebagai daerah tujuan wisata di Kabupaten Pasaman karena letaknya yang Strategis dekat dengan Bukittinggi yang jaraknya lebih kurang 60 KM atau 1 ½ jam perjalanan darat juga dekat dengan daerah Agam. Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh serta Kabupaten tetangga Kab. Pasaman Barat.

Selain letaknya yang strategis juga didukung dengan kondisi geografis dan topografis alamnya yang berbukit dan berlembah dengan satu sungai besar yang membelah alamnya yakni Batang Alahan Panjang.

Faktor yang mendukung Bonjol menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Pasaman adalah Garis Khatulistiwa, dimana Di Indonesia ini hanya ada dua pulau yang dilalui Garis Khatulistiwa yakni Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Untuk pulau Kalimantan Garis Khatulistiwa berada di Kota Pontianak, Kalimantan Utara sedangkan untuk Pulau Sumatera berada di Sumatera Barat tepatnya di Bonjol Kabupaten Pasaman dengan titik tanpa bayang yang terjadi dua kali dalam setahun yakni pada bulan Maret dan September.

Fenomena Alam ini disebut titik Kulminasi. Dukungan geografis. Topografis,  letak yang Strategis, Fenomena Alam Titik Kulminasi adalah bagian dari keunggulan Kecamatan Bonjol dari daerah lain yang ada di Kabupaten Pasaman. Semua faktor pendukung

Pencanangan Destinasi Wisata tersebut di dukung dengan popularitas nama Bonjol yang lahir dari peristiwa besar Perang Paderi. Keberadaan Tuanku Imam Bonjol selaku pemimpin Kaum Paderi dalam menentang Imperealusme Pemerintahan Kerajaan Belanda atau Hindia Belada sudah mendunia sehingga cerita dan peninggalan Perang Paderi serta Tuanku Imam Bonjol menjadi destinasi wisata tersendiri sebagai Wisata Religi, Budaya dan Sejarah. Oleh karena itu ungkap Ahdi Susanto pencanangan Bonjol sebagai Destinasi Wisata unggulan Kabupaten Pasaman sangatlah tepat, untuk itu dalam rangka mewujudkan Bonjol sebagai Destinasi Wisata. Selain kegiatan Titik kKulminasi maka pada tanggal 16 Juni 2022 nanti Disparbud Pemuda dan Olah Raga Kab Pasaman akan menggelar Festival Equator “ (Amri)

Baca juga  Peringatan HUT ke-111, PTSP Serahkan Bantuan kepada 111 Anak Yatim

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *