oleh

Syafrizal Terpilih Jadi Wapres Sepak Takraw Asia

Padang-Syafrizal Bakhtiar putera Minangkabau akhirnya terpilih jadi Wakil Presiden Sepak Takraw Asia (ASTAF) pada kongres yang digelar di Bangkok, Senin (1/3.2021). Sedangkan, Asnawi Abdul Rachman mengaku Ketua PB PSTI terpental dalam pemilihan tersebut. Sekaligus memalukan kubunya.

Syafrizal pada pemilihan Wapres ASTAF meraih 30 suara, sedangkan seterunya Asnawi mendapatkan nol suara alias tidak ada yang memilihnya. Hal tersebut sangat memalukan dan menandakan dia sebagai Ketua PB PSTI tak berarti dimata dunia Sepak Takraw Asia.

Padahal, sebelum pemilihan Wapres ASTAF, Asnawi and geng telah berupaya menjegal Syafrizal agar tidak dapat maju pada Kongres di Bangkok. Berbagai propaganda dilakukan oleh anggotanya tapi gagal. Bahkan, Ketua Bidang Organisasi PB PSTI, Hendri Zainudin dengan pongahnya menyatakan tidak ada nama Syafrizal Bakhtiar di PSTI.

“Kita hanya mengusulkan dua nama untuk mengikuti Kongres ASTAF. Dua nama itu, Asnawi Abdul Rachman dan Hendri Zainuddin,” katanya pada pers. 

Kebodohan yang diperlihatkan kubu Asnawi jadi bahan tertawaan, apakah mereka tidak tahu kalau Syafrizal adalah anggota Exco ASTAF dan dicalonkan negara lain. Bahkan, Presiden ASTAF, asal Singapore, Dato Abdul Halim Kader dan Charlem Chaiwatchaharaporn dari Thalaind mendukung putera Minang tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih atas dukungan dan doa yang diberikan selama mengikuti Kongres di Bangkok. Mudahan-mudahan amanah ini dapat saya jalankan dengan baik demi memajukan olahraga Sepak Takraw,” ujar Syafrizal.

Sumatera Barat wajar bangga dengan dipercayakannya adik dari Prof. DR. Syahrial Bakhtiar ini sebagai Wapres ASTAF. Karena, baru pertamakali tokoh Minang yang medapatkan posisi tertinggi pada cabang olahraga tersebut. (almadi)

Baca juga  Presiden Takraw Negeri Kelantan Terharu dengan Sambutan KONI Sumbar

Tentang Penulis: mediasin

Gambar Gravatar
Mediasi News Online Adalah Media Online Yang Menyajikan Berita Sesuai Data dan Fakta, Tanpa Ada Unsur Hoax

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *