oleh

KONI Sumbar Bidik Data Atlet Cabor Terukur

-Olahraga-351 views

Mediasi News — KONI Sumbar tak mau dapat laporan bapak senang pembangunan lancar, alias ABS dari pengurus cabang olahraga. Melalui tim Binpresnya, bulan Februari 2020, semua cabor terukur sudah mengirimkan siapa nama atlet yang masuk regulasi KONI.

Cabang olahraga terukur seperti, Atletik, Renang dan Angkat Berat/Besi bakal didata lagi ranking nasionalnya. Jika mereka tidak sesuai regulasi KONI Sumbar yaitu peringkat 4 nasional langsung dicoret dan gagal ikut PON Papua. Seperti cabor Renang, ada dua atletnya yang tidak masuk regulasi KONI.

“Sekarang kita menunggu laporan dari Pengprov PRSI Sumbar. Seandainya hingga bulan Februari 2020 tidak juga dikirim datanya kita akan surati. Kalau perlu kita kejar ke pengurus pusat di Jakarta,” ujar ketua Binpres KONI Sumbar, Hendy Luthan, Kamis (16/1).

Soal dua perenang Sumbar, Abrian dan M. Aldo yang menempati ranking 7 dan 8 nasional, menurut Hendy Luthan mereka jelas gagal ikut PON 2020 Papua karena, tidak memenuhi regulasi KONI Sumbar.”Namun kepastianya tentu kita tunggu surat dari Pengprov PRSI. Sebab, kita tidak ingin dapat informasi dari mulut ke mulut,” ucap mantan pelatih Karate Sumbar itu.

Selain cabor Renang, kata Hendy, Atletik dan Angkat Besi/Berat segera disurati untuk mengirimkan data ranking nasionalnya.”Kita tidak ingin atlet yang ikut PON cuma jadi turis doang. Sebab juara Porwil belum tentu ranking nasionalnya peringkat atas,” sebutnya.

(almadi)

Baca juga  Saling Klaim Pengurus PABERSI Sumbar

Tentang Penulis: mediasin

Gambar Gravatar
Mediasi News Online Adalah Media Online Yang Menyajikan Berita Sesuai Data dan Fakta, Tanpa Ada Unsur Hoax

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *