oleh

Randai, Warisan Budaya Tak Benda

MEDIASINEWS — Randai adalah sebuah karya unik masyarakat Sumatera Barat sejak beberapa abad lalu yang menggabungkan berbagai unsur seni, seperti bela diri silat, drama, tari, musik, dan sastra. Randai tidak hanya memuat pesan-pesan moral dan pendidikan, tapi juga memiliki unsur historis karena cerita yang dimainkan sebagain besar adalah cerita klasik Minangkabau yang mengandung nilai sejarah.

Cerita randai biasanya diambil dari kenyataan hidup yang ada di tengah masyarakat. Fungsi randai sendiri adalah sebagai seni pertunjukan hiburan yang didalamnya juga disampaikan pesan dan nasihat. Semua gerakan randai dituntun oleh aba-aba salah seorang di antaranya, yang disebut dengan janang.

Randai dalam sejarah Minangkabau memiliki sejarah yang cukup panjang. Konon kabarnya ia sempat dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Tanah Datar ketika mesyarakat tersebut berhasil menangkap rusa yang keluar dari laut. Randai dalam masyarakat Minangkabau adalah suatu kesenian yang dimainkan oleh beberapa orang dalam artian berkelompok atau beregu, dimana dalam randai ini ada cerita yang dibawakan, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Randai ini bertujuan untuk menghibur masyarakat yang biasanya diadakan pada saat pesta rakyat atau pada hari raya Idul Fitri.

(redaksi)

 

Baca juga  Uniknya Pacu Jawi Khas dari Sumatra Barat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *