oleh

DPW Partai UKM Jawa Tengah Rakor dan Buka Puasa Bersama dengan DPD-DPD Kabupaten/Kota

 
JAKARTA-Dalam rangka menguatkan acara Grand Launching Nasional di Jakarta 29 April 2021, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Usaha Kecil Menengah (DPW Partai UKM) Jawa Tengah melakukan Rapat Kordinasi Pengurus. Acara ini melibatkan 35 DPD-DPD Partai UKM Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah.
 
“Alhamdulillah DPW Partai UKM telah menggelar acara Rakor se Jawa Tengah dalam rangka memperkokoh soliditas dan loyalitas anggota dan kader. Ketika DPP Partai UKM menggelar Grand Launching Nasional di pusat, kami juga menggelar acara yang sama di daerah,” kata KRT. Sandiyo, SE, MM, MH, Ketua Partai UKM DPW Jateng didampingi Suparto Yoso Suparno, SE, MM, Sekretaris DPW Partai UKM Jateng, Kamis (06/05/2021).
 
Menurutnya, DPW Partai UKM Jawa Tengah tidak ketinggalan untuk mengadakan Buka Puasa Bersama. Dimana diikuti seluruh struktur pengurus DPW dan Ketua-Ketua DPD Se Jawa Tengah di Plasa Hotel Jl. Setiabudi, Kota Semarang.
 
Pada kesempatan itu KRT sandiyo SE.MM.MH mengucapkan, selamat menjalankan ibadah puasa semoga dengan berpuasa dapat meningkatkan iman dan taqwa. Pertemuan tersebut dimanfaatkan DPW Jateng untuk melakukan pembenahan struktur di tingkat DPW dan DPD guna persiapan verifikasi administrasi Kemenkumham/Depkumham.
 
“DPW Partai UKM Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada DPP serta pendiri Partai UKM yang telah menorehkan gagasan untuk mewadahi para umkm dan pelaku usaha dalam sebuah partai politik. Sehingga UMKM punya wadah resmi untuk bisa berpartisipasi memperjuangkan nasibnya sendiri lewat partai politik,” terang Sandiyo sapaan akrabnya.
 
Pengusaha batik lurik asal Klaten ini menyatakan, DPW Partai UKM Jateng siap berlaga pada pesta demokrasi lima tahunan di 2024. Pihaknya juga yakin secara nasional partai ini bisa meraih minimal 5% Parlementari Threshold (PT).
 
“Kami yakin Partai UKM bisa meraih suara diatas 5 persen lebih bahkan bisa tembus 10 sampai 15 juta pemilih. Apalagi basis garapan Partai UKM sesuai data base nasional, disebutkan bahwa pelaku umkm mencapai 64 juta orang. Belum lagi keluarganya ini belum masuk,” pungkas Sandiyo penuh percaya diri UKM bisa bangkit lewat jalur politik. (*naldi)
Baca juga  Atlet PON Sumbar Mengalami Kecelakaan Lalin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *